KANTORKU HRIS TOOLS

Kalkulator Cuti Proporsional

Estimasi hak cuti tahunan bagi karyawan yang bergabung di tengah periode kerja, berdasarkan berbagai kebijakan perusahaan.

Input Data Perhitungan

//

Tanggal efektif karyawan pertama kali bekerja.

//

Tanggal di mana hak cuti ingin dihitung (misal: akhir tahun).

Jatah cuti dihitung berdasarkan jumlah bulan kerja penuh yang telah dilalui (max 12 bulan).

Hari

Jumlah hari cuti penuh yang diberikan perusahaan per tahun (misal: 12 hari).

Hasil Perhitungan

Hak Cuti yang Diperoleh

Bulan Dihitung Prorata

0 Bulan

Jatah Cuti Penuh Tahunan

12 Hari

Total Cuti Proporsional

0 Hari

Formula Perhitungan

Lengkapi semua data untuk melihat hasil.

Ingin proses ini otomatis setiap bulan?

Gunakan KantorKu HRIS untuk integrasi cuti, absensi, dan data karyawan yang akurat.

Hasil ini adalah estimasi teoritis. Hak cuti aktual sangat bergantung pada Peraturan Perusahaan (PP) atau PKB yang berlaku.

Disclaimer: Kalkulator ini adalah alat simulasi. Hasil perhitungan adalah estimasi teoritis berdasarkan kebijakan yang dipilih. Angka aktual dapat berbeda tergantung kebijakan perusahaan.

Pertanyaan Seputar Cuti Proporsional

Apa itu cuti proporsional?

Cuti proporsional adalah cara menghitung jatah cuti tahunan sebanding dengan masa kerja, misalnya untuk karyawan yang bergabung di tengah tahun. Menurut undang-undang, cuti tahunan wajib diberikan paling sedikit 12 hari kerja setelah karyawan bekerja 12 bulan secara terus-menerus. Apakah karyawan mendapat cuti secara proporsional sebelum 12 bulan atau tidak, bergantung pada perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama (PKB). Dasar hukum: Pasal 79 ayat (3) dan (4) UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah oleh Pasal 81 angka 25 UU 6/2023.

Bagaimana rumus menghitung cuti proporsional?

Kalkulator ini memakai rumus (jumlah bulan kerja / 12 bulan) x jatah cuti tahunan, dengan jumlah bulan kerja maksimal 12. Contoh: dengan 6 bulan kerja dan jatah cuti tahunan 12 hari, kalkulator menghitung (6 / 12) x 12 = 6 hari.

Apakah hasil cuti proporsional dibulatkan?

Ya. Hasil perhitungan dibulatkan ke bawah ke hari penuh. Nilai sebelum pembulatan tetap ditampilkan di bagian formula perhitungan.

Apa beda metode akrual bulanan, reset awal tahun, dan ulang tahun kerja?

Akrual bulanan menghitung jatah berdasarkan jumlah bulan kerja penuh yang sudah dilalui. Reset awal tahun menghitung jatah secara proporsional dari tanggal masuk hingga akhir tahun (31 Desember). Ulang tahun kerja menghitung jatah berdasarkan bulan kerja penuh dan direset setiap tanggal ulang tahun masuk kerja.

Berapa jatah cuti tahunan yang dipakai dalam perhitungan?

Isi dengan jatah cuti tahunan penuh yang berlaku di perusahaan Anda. Menurut undang-undang, cuti tahunan paling sedikit 12 hari kerja bagi karyawan yang sudah bekerja 12 bulan secara terus-menerus; perusahaan boleh memberi lebih banyak. Hasil kalkulator adalah estimasi. Pelaksanaan cuti tahunan diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan (PP), atau perjanjian kerja bersama (PKB) yang berlaku. Dasar hukum: Pasal 79 ayat (3) dan (4) UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah oleh Pasal 81 angka 25 UU 6/2023.